Bagi Penyuka Algoritma, Berikut Ini Penjelasan Singkat Mengenai Sejarah Dan Jenis-Jenis Algoritma


Pengertian algoritma atau algoritme berasal dari kata algoritmi, dan ini ditemukan pertama kali oleh Al-Khwarizmi atau Abu Abdullah Muhammad Ibnu Musa Al-Khwarizmi seorang matematikawan, astronomi, serta ahli geografi Persia.

Secara singkatnya, algoritma ialah susunan sistematis dan logis yang dipergunakan dalam rangka memecahkan suatu masalah tertentu.

Pengertian Algoritma Menurut Para Ahli

Berikut ini pengertian algoritma menurut para ahli dan pakar matematika:

  1. Abu Jafar Muhammad Ibnu Musa Al khwarizmi. Al Khwarizmi berpendapat bahwa Algoritma adalah suatu metode khusus yang dipergunakan untuk memecahkan suatu permasalahan tertentu.
  2. Donald E. Knuth. Menurut pakar matematika Donald E. Knuth algoritma adalah kumpulan aturan-aturan berhingga yang memberi deretan operasi untuk menyelesaikan suatu jenis masalah tertentu. 
  3. Goodman Hedet Niemi berpendapat bahwa algoritma merupakan suatu urutan yang terbatas dari operasi-operasi yang terdefinisikan dengan baik, yang masing-masing memerlukan memori dan waktu yang cukup terbatas guna menyelesaikan suatu masalah.
  4. Seymour Lipschutz, Ph.D dan Marc Lipson, Ph.D. Menurut Seymour pengertian algoritma adalah suatu kumpulan daftar prosedur yant tersusun yang terhingga dari perintah-perintah yang terdefinisikan dengan jelas yang dipakai untuk menyelesaikan permasalahan.
  5. Andrey Andreyevich Markov. Menurut Andrey, algoritma merupakan hal umum guna dipahami sebagai suatu keputusan yang benar untuk mendefinisikan proses komputasi yang mengarahkan dari data awal hingga hasil akhir yang diinginkan
  6. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Menurut KBBI pengertian algoritma ialah suatu prosedur yang secara sistematis berguna untuk memecahkan masalah matematis dalam langkah-langkah yang terbatas.

Sejarah Algoritma

Kata algoritma pada mulanya berasal dari nama seorang ahli matematika asal Uzbekistan Al Khwarizmi yang hidup pada abad ke-9. Al Khwarizmi menuliskan istilah pada buku yang ditulisnya dengan memakai bahasa latin “Algorithmi de numero Indorum”.

Buku tersebut di tulisnya sekitar adab ke 12. Pada mulanya kata algoritma merupakan istilah yang berhubungan pada aturan-aturan aritmetis dalam rangka menyelesaikan permasalahan dengan memanfaatkan bilangan numerik arab.

Pada abad ke-18, istilah algoritma mulai berkembang lebih luas yang mencakup seluruh prosedur atau langkah-langkah yang secara berurutan dipergunakan untuk menyelesaikan suatu masalah. Masalah biasanya akan muncul ketika akan menuangkan bagaimana proses yang harus dijalani dalam sebuah sistem atau program pada komputer sehingga pada saat proses eksekusi, komputer dapat bekerja dengan maksimal.

Jenis-jenis Algoritma

Berikut ini jenis-jenis algoritma:

  • Pseudo Code

Pseudo-code merupakan tanda atau kode yang hampir sama (pseudo) atau merupakan penjabaran mengenai suatu prosedur untuk menyelesaikan masalah. Pseudo-code ini biasanya digunakan oleh programmer untuk menuliskan algoritma dari persoalan muncul. Pseudo-code ini berisi prosedur atau langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang muncul.

Bahasa yang digunakan pada Pseudo-code ini hampir menyerupai bahasa pemrograman dengan kelebihan mudah dipahami dan lebih ringkas. Pseudo-code ini cukup efisien untuk menggambarkan algoritma karena bisa menggunakan bahasa Indonesia agar bisa dimengerti oleh orang awam.

  • Flowchart

Flowchart ialah suatu bentuk gambar atau diagram yang mempunyai aliran satu atau dua arah yang bekerjasama secara berkesinambungan atau sekuensial. Flowcahart ini mempunyai fungsi utama yaitu untuk menggambarkan sebuah desain program dan berguna untuk mempresentasikan sistem yang kita buat berdasarkan pola pikir yang kita miliki.

Sistem flowchart tidak dipergunakan untuk menggambarkan langkah-langkah memecahkan masalah namun hanya untuk menggambarkan prosedur dari program yang dibuat. Kelebihan flowchart ini yaitu lebih ringkas dan sederhana sehingga akan mudah dimengerti bagi yang membacanya.

  • Dynamic Programming

Dynamic programming sesuai digunakan untuk memecahkan masalah yang mengadung sub struktur yang optimal dan permasalahan yang tumpang tindih. Dengan kata lain, dynamic programming ini membagi masalah menjadi sub-sub masalah sehingga mudah untuk di pecahkan.

  • Metode Serakah

Metode serakah hampir mirip dengan dynamic programming. Perbedaan keduanya terletak dari jawaban sub masalah yang tidak perlu diketahui setiap tahap penyelesaiannya.

  • Devide and Conquer

Devide and Conquer membagi permasalahan besar menjadi permasalahan lebih kecil. Pembagian ini dilakukan secara terus menerus sehingga ditemukan permasalahan terkecil yang paling mudah untuk diselesaikan.

https://www.gurupendidikan.co.id

Beginilah Finishing Kusen Yang Tepat Menggunakan Cat Kayu Anti Rayap

Kusen membutuhkan perlindungan terhadap serangan serangga. Finishing kusen menggunakan cat kayu anti rayap untuk bisa membantu mengamankan kusen dari serangan serangga seperti rayap.

Kusen merupakan elemen penting rumah yang sangat perlu diperhatikan sejak proses pembuatannya. Karena fungsi kusen yang sangat penting dalam konstruksi rumah, sangat penting untuk memastikan kusen dibuat dari bahan kayu yang bagus dan dilakukan treatment pengawetan serta proses finishing yang benar. Salah melakukan treatment dan salah memilih bahan finishing bisa berakibat fatal terhadap kekuatan dan estetika kusen.

Salah satu bahan finishing yang tepat untuk kusen adalah menggunakan cat kayu yang ada kandungan anti serangganya. Cat jenis ini akan membantu melindungi kusen dari serangan serangga seperti rayap maupun thothor atau teter (bubuk kayu). Jadi, memilih cat kayu untuk finishing kusen dan cara plitur kusen yang benar sangat penting. Pilihlah yang mampu memberi perlindungan ekstra tanpa melupakan bagusnya hasil tampilan akhir (estetikanya).

Mengapa Kusen Perlu Cat kayu Anti Rayap?

Jika Anda menemukan kasus kusen yang sudah digerogoti oleh rayap maka Anda harus segera mengambil tindakan. Banyak alasan mengapa kusen rumah Anda dihinggapi rayap seperti jenis kayu yang terlalu lunak seperti kayu pinus. Untuk mendeteksi apakah kusen kayu di rumah Anda sudah terhinggapi oleh rayap, cermati ciri-cirinya berikut ini:

  1. Munculnya serbuk kayu di lantai. Gejala ini sangat mudah Anda cermati karena lantai Anda pasti akan kotor akan serbuk kayu dari rayap yang telah menggerogoti kayun kusen.
  2. Munculnya retakan antara kusen dan juga tembok. Anda bisa mencermati apakah muncul retakan pada cat dan juga tembok dari kusen. Jika ada maka Anda harus waspada rayap sudah ada di dalam kusen rumah Anda.
  3. Munculnya rayap dari tanah atau lantai yang menjulang tinggi dan merayap di dinding kusen. Ini adalah rayap tanah yang mulai menggerogoti kusen kayu dari tanah, walaupun Anda menyapu berulangkali rayap akan tetap memulai aksinya lagi.
  4. Muncul suara gemrisik pada bagian bawah kusen. Jika sudah muncul suara tersebut maka rayap yang menggerogoti sudah sangat banyak dibandingkan dengan ciri yang lainnya. Bahkan jika dibiarkan terus menerus kusen rumah bisa saja ambruk.

Ciri-ciri adanya rayap pada kusen atau semua jenis kayu di rumah tersebut tidak bisa dibiarkan saja. Anda harus waspada dan juga mengantisipasi dari awal. Inilah alasan utama mengapa Anda perlu melakukan finishing kusen menggunakan cat kayu anti rayap. Karena jenis cat yang Anda gunakan untuk finishing kusen akan menentukan lifetime kusen di rumah Anda.

Kusen Tahan Lama Dengan Cat Kayu Anti Rayap

Munculnya rayap bukan karena sebab. Ada beberapa hal yang memicu timbulnya rayap pada kusen kayu . Jenis kayu dengan kualitas rendah biasanya disukai oleh rayap. Selain itu, tidak dilakukannya proses pencegahan dengan aplikasi obat anti rayap sebelum proses pembuatan kusen juga menjadi pemicu.

Dua hal ini seringkali menarik perhatian rayap dan kemudian menggerogoti kayu. Selain itu juga kayu adalah sumber makanan dari rayap dan tempat tinggal. Rayap akan membentuk koloni dan tinggal di dalam kayu sambil menghabiskan material kayu dari dalam.

Ada antisipasi yang dengan mudah bisa Anda lakukan sejak awal yaitu dengan memberikan cat yang menawarkan perlindungan ekstra, seperti cat kayu anti rayap. Tetapi perlindungan tersebut akan memberikan perlindungan dari bagian luar kayu. Anda juga membutuhkan perlindungan dari dalam kayu yaitu dengan obat anti rayap.

Pemberian perlindungan dari dalam ini bisa Anda lakukan sebelum proses finishing dilakukan sehingga bahan bisa meresap ke dalam kayu. Semoga bermanfaat.

Sumber : Jasa Pembasmi Rayap